Halaman Blog Kang Asep Sule

Perbanyak Amalan dibulan Romadhon Penuh Berkah


Bulan Romadhon, bulan suci umat Islam yang mengandung beribu hikmah dan keutamaan didalamnya. Salah satu keutamaan bulan Romadhon dibanding bulan lainnya adalah dilipat gandakannya pahala ibadah. Dengan hal tersebut, setiap muslim hendaknya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. 
Sebagai tanda syukur dapat bertemu dengan Romadhon tahun ini adalah dengan memperbanyak ibadah. Bersyukur bertemu Romadhon perlu dilakukan karena kita tidak tahu apakah tahun depan masih bisa bertemu Romadhon atau tidak.



Berikut beberapa amalan dalam rangka memperbanyak ibadah dibulan Romadhon:


-Memberi makan untuk berbuka puasa. 
Sebagaimana dalam hadits disebutkan “Barangsiapa memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka dia akan mendapat pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut.” (HR. At Tirmidzi dan Ibnu Majah)

-Bersedekah, terutama kepada fakir miskin.
Menurut riwayat Al-Baihaqi, dari Aisyah radhiallahu 'anha :"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam jika masuk bulan Ramadhan membebaskan setiap tawanan dan memberi setiap orang yang meminta." 

-Memperbanyak sholat malam. 
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : "Barangsiapa mendirikan shalat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah) niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. " (Hadits Muttafaq 'Alaih)

- Banyak membaca Al-Qur’an
Dianjurkan banyak membaca Al-Qur'an hingga menghatamkan Al-Quran sekali dalam seminggu, atau sekali dalam sepuluh hari atau bila belum mampu kita menghatamkan Al-Qur’an sekali dalam sebulan.
” Rasulullah bersabda khatamkanlah Al-Qur’an dalam setiap bulan.” Saya berkata “wahai nabi Allah, saya masih kuat melakukan yang lebih baik dari itu. “ Beliau bersabda “ maka khatamkanlah dalam dua puluh hari.” Saya berkata “wahai nabi Allah, saya masih kuat melakukan yang lebih baik dari itu.” Beliau bersabda “ maka khatamkanlah dalam sepuluh hari.” Saya berkata “wahai nabi Allah, saya masih kuat melakukan yang lebih baik dari itu.” Beliau bersabda “ maka khatamkanlah dalam tujuh hari dan jangan lebih dari itu.” ( HR shahih Bukhari-Muslim) 

-I’tikaf pada malam 10 terakhir Ramadhan. 
Dalam sepuluh hari terakhir, kaum muslimin dianjurkan (disunnahkan) untuk melakukan i’tikaf. Sebagaimana Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa beri’tikaf pada setiap Ramadhan selama 10 hari dan pada akhir hayat, beliau melakukan i’tikaf selama 20 hari. (HR. Bukhari).

-Banyak Berdo'a.
Berdo'a memohon kepada Allah agar diberi karunia-Nya pada bulan ini, khususnya agar mendapatkan malam yang nilai ibadahnya lebih baik dari seribu bulan, memohon agar pintu-pintu surga yang dibuka tak akan pernah tertutup lagi bagi kita, dan memohon agar pintu-pintu neraka ditutup, tak akan pernah dibuka lagi bagi kita.

-Memperbanyak taubat
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan pengampunan, maka hendaklah kita memperbanyak taubat dan mohon pengampunan Allah SWT.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Setiap keturunan Adam itu banyak melakukan dosa dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertaubat".
Allah memerintahkan para hamba-Nya untuk bertaubat, karena taubat wajib dilakukan setiap saat. Allah berfirman, “Bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”(An Nuur: 31)


Posted by: Kang Asep Sule, at 20.07

1 komentar:

Posting Komentar