Halaman Blog Kang Asep Sule

Saat Windows XP Error Tidak Bisa Booting, Reinstall atau Repair?


Pakai Windows XP, instal lagi, error lagi, error lagi, install lagi. Mungkin ada beberapa diantara Anda yang punya pengalaman ‘manis’ tersebut selama menggunakan sistem operasi Windows XP. Berapa kali Anda harus install ulang Windows XP yang error karena berbagai sebab seperti kena virus, file boot terhapus, selalu muncul tulisan this copy of windows is not genuine, terjadi blue screen, dan penyebab-penyebab lain hingga Windows XP Anda tiba-tiba tidak bisa masuk ke Windows saat booting.

Memperhatikan hal tersebut dan juga menanggapi pertanyaan beberapa teman kang asep sule yang mengalami Windows XP tidak bisa booting dan bingung pilih mana antara reinstall atau repair? Maka jawaban dari pertanyaan tersebut disharing saja di blog kang asep sule ini.

Saat Windows XP tidak bisa booting dengan kondisi hardware tidak ada masalah, ada dua pilihan agar PC bisa bisa kembali digunakan yaitu reinstall atau repair. Reinstall artinya Windows XP diinstall ulang dari awal dengan kondisi harddisk bersih setelah diformat dahulu. Sedangkan repair artinya memperbaiki Windows XP yang error tanpa harus menginstall dari awal.

Dari ke-dua pilihan antara reinstall atau repair, yang paling baik untuk dilakukan tergantung situasi dan kondisi pemakai Windows XP.

Pilihan reinstall sebenarnya pilihan yang relatif lebih baik untuk dilakukan. Hal ini karena saat install ulang dan harddisk diformat dulu, maka nantinya Windows XP yang baru diinstall layaknya seperti bayi yang baru lahir, benar-benar fresh, tanpa virus, tanpa file error,  tanpa file-file sampah yang membuat PC lemot, dan lain-lain. Namun jangan langsung main reinstall dulu, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum melakukan fresh install Windows XP.

Berikut beberapa pertimbangan sebelum format Disk dan Install ulang XP :
  • Driver hardware akan terhapus. Dengan reinstall Windows XP, maka harus diinstall ulang juga driver-driver hardware yang belum tersedia di CD Windows XP. Biasanya, hardware-hardware PCI (non onboard) yang mesti diinstall lagi drivernya seperti VGA external, soundcard external, modem external, CD/DVD external, dan lain-lain. Bila Anda memiliki semua file-file driver yang dibutuhkan mungkin tidak masalah tinggal klik setup.exe dari masing-masing driver maka selesai urusan driver. Berbeda bila Anda tidak memiliki file-file instalasi driver yang diperlukan, apalagi untuk hardware-hardware jadul, biasanya mencari di Internet pun agak sulit untuk menemukan driver yang cocok.
  • File di Drive Local Disk (C:) akan terhapus. Walau harddisk sudah dipartisi misal C untuk sistem dan D untuk Data, tapi kadang ada saja file yang disimpan di C, mungkin karena lupa atau karena ingin cepat saja saat simpan file misalnya saat buka Microsoft office dengan default penyimpanan filenya yaitu di My Document (Drive C).
  • Semua program aplikasi yang terinstall akan terhapus. Bila baru install satu atau dua program mungkin tidak masalah, bagaimana bila sudah install banyak aplikasi dan CD atau file setup-nya sudah tidak ada? Ini akan memerlukan banyak waktu jika harus install ulang satu per satu aplikasi-aplikasi yang diinginkan.

Pilihan repair Windows menjadi pilihan terbaik untuk dilakukan jika ke-tiga hal diatas tidak mau Anda temui. Untuk repair, yang dibutuhkan hanya CD instalasi Windows XP saja. Setelah Windows XP berhasil di repair, maka driver, program aplikasi, dan file-file tidak akan terhapus dan akan kembali lagi seperti sebelum error kecuali aplikasi yang mengubah file sistem Windows XP seperti Windows 7 Transformation Pack dan sejenisnya. Untuk aplikasi seperti ini mesti diinstall ulang. Setelah repair dan Windows XP berjalan normal, tapi malah lambat atau terjadi lagi Windows XP error, mau tak mau install ulang jadi pilihan selanjutnya.

Tampilan Monitor saat Windows XP error tidak bisa booting

Setelah membaca artikel diatas, kemungkinan besar pengguna Windows XP sudah mengetahui akan hal-hal tersebut diatas. Namun saat Windows error, kadang jadi panik memikirkan keselamatan file dan data di harddisk, khawatir data hilang padahal ada file-file penting, dan lain-lain hingga lupa akan hal-hal diatas. 

Semoga tulisan ini berguna khususnya bagi yang sedang mengalami Windows XP error, Windows XP tidak bisa booting, Windows XP tidak bisa masuk ke Window, error karena virus, karena file boot terdelete, karena mati listrik tiba-tiba, windows XP blue screen, Windows XP crash, dan lain-lain.

Posted by: Kang Asep Sule, at 22.55

0 komentar:

Poskan Komentar